Alas Ketonggo Srigati Ngawi

By Paguyuban Sekarjagad 22 Mar 2016, 12:47:10 WIBRELIGI

Alas Ketonggo Srigati Ngawi

Keterangan Gambar : Alas Ketonggo Srigati


Eyang Srigati adalah Priyagung, seorang begawan dari Benua Hindia yang datang ketanah jawa. Beliaulah yang menurunken Kerajaan-kerajaan di Indonesia mulai dari Pajajaran, Majapahit, Mataram dan seterusnya. Semua kisah Spiritual tertuang di Punden Srigati yang terdapat di desa Babatan kec. Paron. Kab. Ngawi.
NGAWI. Alas Srigati ataupun dikenal dengan sebutan alas Ketonggo merupakan tempat yang bersejarah menurut dari legendanya. Dengan adanya daya tarik tersendiri itulah seperti biasanya pada saat 1 Muharam atau pergantian malam bulan hijriyah selalu dipadati ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Sejak waktu mulai beranjak malam para pengunjung mulai berdatangan, mereka ada yang datang dengan cara berkelompok dan perseorangan. Terlihat dari plat nomor mobil yang dipakai pengunjung dapat dinyatakan mereka berasal mulai daerah Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya dan daerah terdekat dengan Ngawi seperti Nganjuk, Kediri dan Malang.
 

 
Acara ritual yang dilakukan para pengunjung di Alas Srigati waktunya pun bervariasi mulai tengah malam sampai waktu shubuh. Dan begitu juga tempatnya berlainan karena dilokasi Alas Srigati sendiri ada sekitar 12 lebih tempat petilasan. Seperti Punden Krepyak Syeh Dombo atau Palenggahan Agung Brawijaya, Padepokan Kori Gapit, Palenggahan Watu Dakon, Sendang Drajat, Sendang Mintowiji, Goa Sido Bagus, Sendang Suro, dan Kali Tempur.
 
Menurut juru kunci Alas Srigati, Ki Among Jati menjelaskan secara rinci, para pengunjung yang datang di Alas Srigati biasanya mereka ingin napak tilas mengenang sejarah dimana Raja Majapahit yaitu Prabu Brawijaya V singgah terlebih dahulu di Alas Srigati untuk melepaskan baju kebesarannya sebelum melanjutkan perjalanan ritual ke puncak Gunung Lawu.
 
Lanjut Ki Among Jati, pengunjung di Alas Srigati tidak melakukan hal-hal yang sifatnya syirik, seperti menyembah punden segala macam. Akan tetapi para pengunjung melakukan ritual mengambil tempat Alas Srigati hanya sebagai tempat perantara untuk menyambung segala permintaan kepada Allah SWT. Seperti terlihat di Palenggahan Agung Brawijaya pengunjung sambil membakar dupa sebagai bentuk permintaan dan do’a kepada Yang Maha Kuasa. ‘’Disini pengunjung mempunyai berbagai permintaan untuk dikabulkan dari Yang Maha Kuasa, seperti minta kesehatan, keselamatan dan masih banyak lagi dan jangan dianggap di Alas Srigati ini melakukan hal-hal yang menyimpang dan untuk hari biasa yang ramai dikunjungi yaitu pada hari malam Jum’at Kliwon, Jum’at Legi dan malam Selasa Kliwon’’ jelas Ki Among Jati.
 

 
Sementara kilas balik dari sejarah ditemukannya petilasan Srigati merupakan dari jasa mantan Kepala Desa Babadan pada tahun 1963 yaitu Somo Darmodjo kemudian tahun 1974 didatangai Gusti Dorodjatun IX menyatakan benar bahwa petilasan Punden Krepyak Syeh Dombo merupakan bagian dari sejarah dari Majapahit.
 
Saat itu Prabu Brawijaya melakukan perjalanan menuju puncak Gunung Lawu dan oleh Gusti Dorodjatun IX dinamakan dengan sebutan Srigati. Namun, dengan adanya wisata religi Alas Srigati tidak dibarengi pengembangan potensi yang ada seperti fasilitas jalan yang menuju lokasi Alas Srigati yang kondisinya sangat rusak terlihat disana-sini berlubang. Alhamdulilah dari tahun 2011 jalan menuju ke alas srigati atau ketonggo sudah mulai di perbaiki, begitu pula gerbang pintu masuk, warung, mushola dan prasarana lainnya.
 
Alas Ketonggo, “alas” berarti hutan, dasar pokok atau keramaian. Ketonggo berasal dari kata “katon” (terlihat) dan “onggo” (makhluk halus) atau makhluk halus atau kehidupan yang halus yang katon atau kelihatan. Siapapun yang meyakini kekuasaan Tuhan harus meyakini adanya alam rohani, tempat kehidupan makhluk-makhluk rohani atau gaib. Ada kehidupan setelah terjadi kematian, yaitu alam kehidupan gaib atau alam rohani bagi para arwah yang telah meninggalkan dunia atau alam kehidupan jasmani.
 


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 7 Komentar untuk Berita Ini

  1. Pakar SEO Indonesia 15 Jun 2017, 22:59:39 WIB

    Terima kasih atas berita alas ketonggo srigati ngawinya, sangat banyak manfaatnya pak
    Salam kami : http://nofilmschool.com/u/seo

    Grutty 16 Jun 2017, 00:05:05 WIB

    Terima kasih atas berita dan informasinya, sangat banyak manfaatnya pak..
    di tunggu updatenya :)
    Salam kami :
    https://gruttyshoes.tumblr.com/ | https://1x.com/member/Grutty/about/

    cream pemutih wajah yang aman 03 Nov 2017, 17:34:54 WIB

    mantap abis

    jasa seo profesional 14 Des 2017, 10:13:27 WIB

    adat dan ritual seperti ini harus terus dilestarikan
    http://www.mfpc.tv/ch/userinfo.php?uid=607 0471

    toko bunga 14 Des 2017, 10:19:04 WIB

    inilah kelebihan dari Indonesia, punya banyak keanekaragaman budaya dan menjadi potensi yang besar untuk menarik wisatawan
    https://gitlab.eecs.umich.edu/sayfadinne

    mobil jogja 14 Des 2017, 10:22:07 WIB

    jadi penasaran mau berkunjung ke sini, pasti bakal banyak dapat hal menarik saat di tempat ini
    http://pixelhub.me/rentalmobiljogja

    obat diet alami 15 Jul 2018, 06:40:08 WIB

    pengen berkunjung ke sana sakral sekale

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Sekarjagad Crew

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • CoreyApept

    <a href="http://viabiovit.com/">viagra canada</a> where yo buy ...

    View Article
  • bsfAlata

    cialis 20 mg <a href="http://valcialisns.com/">tadalafil best ...

    View Article
  • jfgdesse

    buy viagra canada <a href="http://viagrafolec.com/index.html#">via gra ...

    View Article
  • CoreyApept

    <a href="http://viagraiy.com/">viagra 100mg</a> viagra online doctor ...

    View Article