Simbah Toilet

By Paguyuban Sekarjagad 01 Agu 2016, 15:47:08 WIBGaib & Spiritual

Simbah Toilet

Keterangan Gambar :


Setahun yang lalu, saya pindah di kantor baru. Suasana baru pun dimulai. Mulai mengenal satu persatu karyawan dan ruang kantor dimana saya bekerja. Kantor tidak begitu besar, berada disebuah ruko lantai 5 didaerah Surabaya Barat.

Suatu ketika, saat siang sedang di pantry yang kebetulan berhadapan dengan kamar mandi, saya menengok seperti ada seseorang yang sedang duduk di kloset. Ternyata benar apa yang saya lihat, sosok laki-laki tua dengan usia sekitar 65 tahun, berambut panjang sampai menutupi telinga dan bergelombang berwarna putih bercampur hitam. Sekedar memakai kaos dalam dan celana pendek, dengan posisi duduk, kedua siku menempel ke paha. Seperti sedang merenungi sesuatu. Beberapa saat kemudian saya kembali ke ruangan kerja.

Setelah beberapa saat, saya hendak ke toilet untuk mencuci muka dan buang air kecil. Biasanya saya ke toilet lantai 3 karena airnya lancar, daripada dilantai ruangan saya yang sering macet. Saya melihat laki-laki tua tadi seolah tidak bergerak/berpindah, tetap duduk diatas kloset.

Barulah ketika saya mau buang air saya salam, "Permisi mbah... mau buang air kecil."

Tapi saya sadar beliau sudah pindah berdiri didekat pintu belakang saya. Setalah selesai, beliau langsung balik duduk diposisi semula.

Sedikit basa-basi saya bertanya, "Mbah anda siapa? Sudah lamakah disini? 

Kemudian saya mengenalkan diri, mulailah si mbah berbicara dengan nada datar.

"Aku sudah lama disini, semenjak ruko ini dibangun."

Tanpa menyebutkan nama, beliau trus berbicara. Wajah yang awalnya datar menjadi sedikit sedih.

"Aku sudah tidak punya apa-apa lagi. Hartaku habis, dihabiskan oleh keturunanku. Mereka semua tidak menghiraukan aku. Sampai aku mati pun mereka seolah tidak tulus. Tempat ini peninggalanku satu-satunya, tetapi sekarang sudah dijual kepada orang lain. Hanya kaos dan celana ini yg aku miliki."

Suasana menjadi sedih ketika beliau bercerita.

"Apa yg mbah inginkan?”

”Aku hanya ingin ketenangan. Semoga keturunanku disadarkan oleh Tuhan. Semoga mereka akan segera sadar dan kembali ke jalan yg benar.”

“Aamiin,” sahut saya. 

“Saya pun hanya bisa membantu doa, semoga penderitaan si mbah diringankan oleh Tuhan dan keluarga simbah diberi petunjuk kebenaran.

“Terima kasih ya nak, kamu sudah mendoakan simbah dan kluarga. Semoga kamu selalu diberikan perlindungan sama Tuhan. Aamiin.”

Simbah lalu berpesan, "Jadilah manusia yang baik selama hidupmu, karena itu merupakan pegangan ketika kamu nanti kembali kepadaNya.

 

Sambil mengucapkan pamit, saya pun kembali ke ruang kerja dan melanjutkan pekerjaan. 

 

(by : Destha)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. obat tradisional penyakit paru paru 20 Sep 2016, 13:06:30 WIB

    terimakasih informasinya http://goo.gl/qzr4pr

    sewa mobil surabaya 25 Okt 2016, 05:01:32 WIB

    artikelnya sangat membantu sekali terima kasih banyak

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Sekarjagad Crew

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Hsdcbap

    buy real viagra online http://aaviagla.com/ viagra sale online <a ...

    View Article
  • Walatra Gamat Emas Kapsul

    Sukses pa :) http://blogmenit.com/walatra-gamat-emas-kapsul/ ...

    View Article
  • Walatra Gamat Emas Kapsul

    Sukses pa :) http://blogmenit.com/walatra-gamat-emas-kapsul/ ...

    View Article
  • Jelly Gamat QnC

    sebuah info yang sangat mutahir terimkasih :) dan selamat pagi selamat ...

    View Article